Email merupakan media komunikasi masyarakat modern. Di samping itu juga menjadi media populer bagi para penyebar virus komputer. Namun bukan berarti semua email yang mencurigakan adalah mengandung virus komputer. Ada beberapa cara mengatasi kekhawatiran kita terhadap penyebaran virus via email. Dan anda tidak perlu cemas ataupun berhenti untuk menggunakan email. Misalnya, bila anda menerima email tanpa ada subject, belum tentu email itu adalah virus. Anda hanya perlu melihat alamat email. Dari siapa anda menerimanya. Seandainya saja saya menerima email tanpa subject namun email itu berasal dari teman saya, maka tidak ada ketakutan ataupun keraguan bagi saya untuk membuka email tersebut. Apa lagi kalau memang sebelumnya teman saya tersebut sudah mengatakan akan mengirim email entah itu menyangkut tugas ataupun hal penting lainnya.
pada kenyataannya memang saya juga akan merasa curiga bila ada email yang mencurigakan masuk ke dalam inbox email saya. Misalnya saja: email tanpa subject, pengirim yang tidak diketahui/tidak di kenal, email berisi instruksi untuk menginstal program/software/film, extension file berupa exe, zip, scr, bat, . Tentu saja dengan ciri-ciri email seperti itu menjadi alasan saya untuk tidak membuka email tersebut. Namun alasan yang paling kuat menjadikan saya ragu untuk membuka email tersebut ialah alamat si pengirim email yang tidak jelas.
dengan fenomena banyaknya penyebaran virus lewat email tidak menjadikan saya takut untuk menggunakan email. Selain karena kebutuhan, email sudah menjadi bagian penting dalam kegiatan sehari-hari. Terutama dalam hal komunikasi.
Seperti yang saya tulis sebelumnya bahwa kita tidak perlu cemas akan fenomena penyebaran virus lewat email. Karena ada beberapa cara menghindari penyebaran virus komputer via email. Selain dengan langkah-langkah pencegahan yang sudah saya kemukakan di atas, anda juga harus sering meng up-date data base virus di program antivirus anda. Anda pasti tidak mau mengmbil resiko bila antivirus anda tidak mengenali virus-virus komputer terbaru yang mungkin saja sedang mencoba masuk untuk menjangkiti komputer anda. Dan yang yang di pertaruhkan adalah data-data penting milik anda.
Saling ejek ataupun mengirim email berlebihan kepada orang lain karena ketidak sabaran dalam berbisnis atau hal lain, menjadi fenomena unik di tengah kemajuan teknologi komunikasi. Kemajuan teknologi terkadang tidak di dukung dengan kemajuan manusia dalam mengendalikan diri dan mengendalikan pola komunikasi yang sehat. Media tidak bisa disalahkan atas sifat manusia yang buruk dalam berkomunikasi. Media hanya sebagai alat dan manusialah yang bertanggung jawab terhadap penggunaan alat tersebut. Kemajuan teknologi komunikasi akan lebih terlihat dan bermanfaat dimana kemajuan itu diiringi dengan kemajuan berfikir manusianya, dalam mengendalikan pola komunikasi yang sehat, penggunaan teknologi komunikasi yang tepat. Sering kali bila seseorang sedang marah maka dia akan bersifat lebih agresif dengan mengirim email balasan dengan cepat dan nada yang berbeda yang tersiran dalam simbol-simbol yang dikirim bersama email.
Penggunaan email dalam masyarakat kita masih di bawah penggunaan media lain seperti sms ataupun telefon. Selain karena penggunaannya yang sedikit lebih memakan waktu, masyarakat kita masih banyak yang masih merasa asing dengan email atau internet. Hanya masyarakat perkotaan, pelajar, bisnisment, pekerja kantoran yang lebih sering menggunakan email untuk saling mengirim pesan ataupun data. Sayapun sebagai mahasiswa tidak setiap hari menggunakan email. Namun penggunaan email saya akan terlihat aktif setiap hari terlihat dari inbox yang selalu ada saja yang baru. Ini bukanlah aktifitas email yang biasanya. Namun ini dikarenakan penggunaan alamat email sebagai media penyimpan pesan dari akun jejarung sosial yang dibuat sebelumnya menggunakan alamat email ini. Sehingga semua komment, pesan, laporan aktifitas dari jejaring sosial di kirim dan disimpan di dalam email. Untuk penggunaan email saya lebih kurang 3-4 hari sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar